Lagu Gugur Bunga Pianika

Lagu Gugur Bunga Pianika.

tirto.id – Lagu “Gugur Rente” cinta diperdengarkan di Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November. Lirik lagu “Ranggas Bunga” ditulis oleh Ismail Marzuki, koteng penggubah lagu legendaris Indonesia.

Nuansa kepedihan menjadi budi khas lagu “Gugur Anak uang”, sesuai liriknya nan penuh kepiluan lantaran kesuntukan pahlawan pembela bangsa. Tembang berjudul lengkap “Luruh Bunga di Yojana Bakti” ini ditulis Ismail Marzuki pada 1945, tidak lama setelah Indonesia merdeka.

Lagu “Ranggas Anakan”

Lagu “Gugur Anakan” diciptakan Ismail Marzuki bakal memuliakan para pejuang yang luruh selama masa distribusi tubuh atau perang mempertahankan kedaulatan yang berlangsung usai kemerdekaan 17 Agustus 1945 hingga pembayaran kedaulatan pada akhir 1949.



N domestik rentang tahun itu, terjadilah peperangan antara para pejuang dan arek-arek Suroboyo melawan legiun Perkongsian (Inggris dan Belanda) yang berpuncak sreg 10 November 1945 alias yang dikenal dengan nama Pemberontakan Surabaya. Inilah asal-muasal lahirnya Hari Pahlawan.

Lirik lagu “Gugur Bunga” ciptaan Ismail Marzuki menceritakan adapun kematian seorang tamtama dan pikiran basyar yang menyanyikannya sehingga sangat syahdu dan pilu ketika dinyanyikan atau didengarkan.

Riwayat hidup Ismail Marzuki



Ismail Marzuki dilahirkan pada 11 Mei 1914 di Kampung Senen, Kwitang, yang kini tertera wilayah Jakarta Pusat.

Nama aslinya hanya Ismail, yang kemudian kamu tambahkan dengan nama ayahnya, Marzuki. Sejak itulah nama Ismail Marzuki sering melekat kepada dirinya.

Sedari kecil, Ismail Marzuki suka seni, lingkungannya mendukung lakukan itu. Ayahnya sering memainkan rebana, keroncong, pula gambus.

Talenta Ismail kian terasah sesudah berinteraksi dengan Sekolah tinggi Suku bangsa Betawi, organisasi mahajana yang bergerak di bidang peradaban, termasuk nada.

Ketika berusia 17 tahun, Ismail Marzuki menyatu dengan Lief Java, grup musik kenamaan yang sudah berdiri sejak waktu 1918 dengan stempel awal Rukun Agawe Santoso. Di sinilah ia menciptakan lagu untuk pertama kalinya nan diberi judul “Udara murni Sarinah”.

Baca :   Penyebab Mata Kabur Sebelah Kiri

Bersama Lief Java, label Ismail Marzuki sebagai musisi semakin dikenal. Ia sering tampil privat acara-program nan dihelat bani adam-orang Belanda saat itu, juga burung laut memuati siaran musik di radio.

Infografik sc ismail marzuki. (tirto.id-Fuad)

Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, kamu masuk berjuang sesuai dengan kapasitasnya andai seniman, ialah menciptakan lagu bertema perjuangan dan mengabdikan diri untuk Radio Republik Indonesia (RRI) yang dibentuk tak lama setelah kemandirian.

Ismail Marzuki banyak menciptakan lagu sambutan sepanjang masa genting itu. Selain “Ringgis Bunga”, ia lagi menelurkan lagu “Halo-Halo Bandung”, “Rayuan Pulau Kelapa”, “Sejodoh Mata Bola”, “Juwita Lilin lebah”, “Indonesia Pusaka”, “Bandung Daksina di Musim Malam”, dan masih banyak lagi.

Ismail Marzuki wafat tanggal 25 Mei 1958, pada usia 44 tahun karena penyakit alat pernapasan. Taman Ismail Marzuki (TIM) didirikan untuk mengenang seniman-pejuang yang menghasilkan banyak karya monumental ini.

Lirik Lagu “Ranggas Bunga”



Betapa hatiku takkan pilu


Sudah lalu gugur pahlawanku

Betapa hatiku takkan dayuh

Hamba ditinggal sendiri

Siapakah masa ini plipur lara

Yang setia dan perwira

Siapakah kini pahlawan lever

Advokat bangsa steril

Sudah lalu gugur pahlawanku

Tunai sudah taki bakti

Luruh suatu tumbuh seribu

Tanah air jaya sakti

Luruh bungaku di taman bakti

Di haribaan pertiwi

Harum semerbak menambahkan sari

Tanah tumpah jaya sakti

______________________

Referensi

  • Ahmad Naroth,
    Bang Ma’ing Anak Betawi,
    1982.
  • Christopher Torchia,
    Indonesian Idioms and Expressions: Colloquial Indonesian at Work, 2007.
  • Gunawan Ismail,
    Kumpulan Lagu Nasional: Persembahan bikin Indonesiaku, 2007.
  • Hani Widiatmoko dan Dicky Maulana,
    eds., Kumpulan Lagu Teristiadat Nasional, Tradisional, & Anak Tersohor, 2017.

Lagu Gugur Bunga Pianika

Source: https://tirto.id/lirik-lagu-gugur-bunga-ciptaan-ismail-marzuki-untuk-hari-pahlawan-f6S6

Check Also

Showcase Buah Dan Sayur

Showcase Buah Dan Sayur. Brilio.jala – Setiap orang tentu kepingin semangat cegak. Menerapkan hipotetis makan …