Moja Museum Sepatu Roda Harga

Kamu kangen nggak sih main sepatu sepeda fertil musim kecil dulu? Tenang, di Jakarta sekarang ada yang namanya Roja atau Roller Skating Jakarta. Medan ini merupakan bagian berpangkal MoJA maupun Museum of Jakarta. Penasaran sebagai halnya apa tempat skating Jakarta ini? Yuk kita simak sebabat-setinggi.

Bersepatu roda di Museum of Jakarta

@mojamuseum

Bakal kamu yang belum tahu, MoJA atau Muesum of Jakarta merupakan museum yang memadukan instalasi seni dengan tema kekinian. Museum ini menyodorkan tema koleksi yang berbeda-cedera setiap waktu waktunya dan kian cenderung kepada cinema art.

Cukuplah, di hari kali ini, yaitu sejak Mei 2019, MoJA Museum memandu konsep ROJA ataupun Roller Skating Jakarta, sebuah perpaduan antara permainan sepatu kereta angin dan spot-spot foto nan
instagenic.
Nuansa nan disuguhkan seperti
roller disco
yang tahu terkenal di berbagai negara, terutama Amerika Serikat.

Di tempat skating Jakarta ini ia enggak hanya dapat bermain sepatu sepeda tapi juga melihat spot-spot kece sambil berfoto-foto. Beliau dapat bergaya ala 80-an dan berfoto dengan mesin
juke box
yang disediakan. Ada juga meja kedai minum yang disediakan supaya kamu bisa berfoto di bekas skating Jakarta ini seperti di bioskop-film.

Rona dan pernak-pernik nan digunakan di tempat skating Jakarta ini sangat identik dengan tahun 80-an. Perpaduan dandan sorot seperti mana merah, ungu, spektakuler, dan hijau mendominasi arena skating. Namun, kesan jadulnya masih sangat terasa. Ada lampu disko nan menggantung dan dekorasi lain yang nggak kalah kece.

Sejak pertama kali dibuka, Roller Skating Jakarta berusul MoJA ini sudah berada di lokasinya yang ketiga. Pasti saja dengan tema yang berbeda kembali.

Oh iya jikalau kamu ingin mencoba asam garam seru di gelanggang skating Jakarta ini, jangan lupa lakukan mengenakan sagitarius kaki ya. Soalnya, kamu lain bisa mengenakan sepatu kereta angin yang kamu kontrak jika tidak menggunakan alkus kaki.

Baca :   Contoh Gambar Batik Motif Bunga

Akan sekadar, sekiranya kamu lupa lakukan menyarungkan kaus kaki, kamu bisa membelinya dengan harga Rp25.000 saja. Desainnya sekali lagi istimewa dan boleh dijadikan sebagai suvenir. Ia pun bisa membeli sepatu rodanya kalau kamu ingin dengan harga Rp1.000.000.

Sepatu roda dulu dan masa ini

Bertindak sepatu roda yakni kegiatan yang menghilangkan dan juga menyehatkan. Keberadaannya sudah ada sejak tahun 1700an. Tepatnya pada tahun 1743, sepatu besikal digunakan di atas tempat pertunjukkan di London.

Belum ada data yang menunjukkan adapun siapa penemu sepatu roda di waktu itu. Barulah pada masa 1760 John Joseph Merlin dikenal sebagai penemu sepatu besikal dengan desain yang masih sederhana.

Karena desainnya yang masih kurang bagus, para penemu terus memperbaiki desain sepatu roda supaya menjadi lebih baik dan mudah digunakan. Penggunaannya juga terus berkembang hingga masa ini. Di Indonesia sendiri sepatu roda mulai tenar sejak waktu 1999 meskipun tidak sepopuler BMX dan skateboard.

Memasuki era yang bertambah beradab dan ki berjebah, sepatu roda tak tetapi dijadikan sebagai olahraga saja. Sekarang, dia bisa menikmati kegiatan ini dengan cara nan berbeda. Beliau tak hanya berselancar menggunakan sepatu roda di atas gelanggang saja tapi kembali menikmati sajian seni visual yang trendi seperti mana di tempat skating Jakarta MoJA.

Roller disco

skating jakarta
Photo by Charlotte Coneybeer on Unsplash

Roller disco
merupakan tempat berdisko serentak arena skating di mana pemainnya menari menggunakan sepatu sepeda diiringi dengan nada nan cocok kerjakan berdansa.

Biasanya irama nan dimainkan adalah irama dansa namun seiring perkembangan zaman, musik enggak sama dengan pop, rock, elektronik, dan jenis irama lain pun turut dimainkan. Konsep ini berawal di tahun 1970 di mana pada ketika itu orang-sosok sedang keranjingan disko. Puncak dari
roller disco
yaitu di perian 1980.

Baca :   Cerita Bunga Mawar Yang Sombong

Pada tahun 1984, kecondongan
roller disco
mulai ikut ke Inggris dan sejak saat itu,
roller disco
muncul di bermacam rupa negara termasuk palagan skating Jakrta. Akan semata-mata, tren ini mulai hilang sejak hari 2006 meskipun masih banyak tempat
roller disco
nan berdeging yang buka pada tahun 70-an.

Roller disco juga cukup populer di kalangan cukup umur terutama kerjakan bersuka-suka. Layaknya disko pada galibnya,
roller disco
pula menunggangi surat berharga singularis seperti mesin tabun dan lampu busur-lampu. Palagan skating Jakarta MoJA pula mengusung konsep ini.

Jenis-varietas sepatu roda

Pada dasarnya, suka-suka lima tipe sepatu pit nan lazim digunakan yaitu Artistic, Jam, Speed, Derby, dan Rhythm.

Artistic

Sepatu roda Artistic umumnya digunakan bikinsingle free skate,
pairs skating, tunggal dance, pairs dancing, synchronized skating,
dan show teams.

Jam

Sepatu roda macam Jam umumnya digunakan kerjakan menari, senam, dan bersepatu sepeda biasa. Variasi sepatu roda Jam terpengaruhi roller disco di era 1970-an.

Speed

Speed digunakan biasanya bakal
lap skating, time trials, sprints, relays, dan maraton.

Derby

Sepatu besikal Derby didesain khusus bakal latihan jasmani roller derby biarpun bentuknya mirip dengan sepatu kereta angin biasa.

Rhythm

Jenis sepatu pit ini didesain untuk menari,
shuffle skating, dan
slides.

Museum tempat skating Jakarta kekinian untuk masa depan

skating jakarta
@mojamuseum

Museum merupakan bagian penting dari pembangunan kultur. Lihat saja negara-negara besar sebagai halnya Prancis, Italia, Inggris, dan Amerika Serikat dagang. Museum ada di mana-mana dan bukan menjadi tempat pajangan semata. Orang-orang mengantri demi boleh melihat koleksi yang ada di dalamnya.

Oleh karena itu, langkah MoJA dalam memadukan konsep museum dan gelanggang skating Jakarta merupakan sebuah langkah yang segar. Kejadian ini diperlukan untuk meningkatkan minat publik Indonesia terhadap museum.

Baca :   Batik Paling Mudah Digambar

Dengan demikian, museum dapat menjadi tren baru bagi anak remaja bak tempat berlibur dan membusut maklumat. Terlebih, dengan menjadikan museum sebagai tempat skating Jakarta, kamu juga bisa sekalian berolahraga.

Harga karcis tempat Skating Jakarta MoJA

Weekday
  • 2 jam: Rp90.000 (tambah Rp25.000 per jam sekiranya melebihi masa)
  • Satu hari penuh: Rp150.000
Weekend
  • 2 jam: Rp110.000 (tambah Rp25.000 per jam jika melebihi masa)
  • Satu hari munjung: Rp200.000
Harga sendirisendiri kelompok
  • 10 manusia ke atas: diskon 10 persen
  • 20 orang ke atas: potongan harga 15 persen

Harga tiket kancah skating Jakrta MoJA sudah termaktub kontrak sepatu pit.

Semenjak tempat skating Jakarta MoJA, singgah sangat ke Bobobox

bobobox

Setelah seharian bermain sepatu besikal kamu tentunya titit palagan istirahat yang nyaman dan juga terulur. Apalagi buat kamu yang sengaja cak bertengger ke bekas skating Jakarta dari luar kota.

Nggak perlu bingung karena Bobobox masa ini hadir di Kebayoran Baru dan Pancoran. Lokasinya dekat dari wadah skating Jakarta MoJA dan juga mempunyai akses transportasi yang mudah. Jadi, anda nggak perlu jauh-jauh berkendara.

Hotel kapsul yang satu ini bisa bikin engkau rileks. Kendatipun terletak di tengah kota, suasana sirep dan hening akan beliau dapatkan ketika masuk ke pod-nya. Selain itu, desainnya yang maju pula sedap kerjakan dinikmati.

Nggak semata-mata itu, teknologi yang digunakan juga canggih. Untuk menempah kamar, kamu boleh melakukannya melalui aplikasi Bobobox. Permohonan ini, selain untuk memesan, juga berfungsi bak ki akal kamar lho. Dahulu pindai semata-mata QR code-nya.

Jadi, tunggu apa lagi? Mari menginap di Bobobox sekarang juga!

Moja Museum Sepatu Roda Harga

Source: https://www.bobobox.co.id/blog/tempat-skating-jakarta/

Check Also

Showcase Buah Dan Sayur

Showcase Buah Dan Sayur. Brilio.jala – Setiap orang tentu kepingin semangat cegak. Menerapkan hipotetis makan …